SMANSA Semakin Bertaqwa

0
982

Mulai ahun ajaran 2010 ini, ada yang baru di SMANSA, yaitu kegiatan tausyiah di pagi hari, 15 menit sebelum pelajaran dimulai. Tujuan diadakan program ini yaitu untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga SMANSA, sesuai dengan visi dan misi sekolah ini “Menjadi Sekolah yang Berbasis Imtaq dan Iptek, Berprestasi dan Berbudi Pekerti yang Luhur.”

Tausyiah di pagi hari ini disampaikan oleh bapak–bapak guru pendidikan agama Islam SMAN 1 Pare, yaitu :

1. Bapak Drs. H. Sudjito

2. Bapak Imam Muchsin, S.Ag

3. Bapak Drs. Moh. Hilal

Masing-masing guru memiliki karakteristik sendiri dalam menyampaikan tausyiah. Ada yang menyampaikan dengan serius, pelan, ada pula yang disertai dengan lelucon. Karakteristik tiap guru dalam menyampaikan tausyiah pun mendapatkan tanggapan yang berbeda–beda dari siswa–siswi. Bagaimanapun ciri khas bapak–bapak guru dalam menyampaikan tausyiah yang terpenting adalah isi yang disampaikan. Begitu pula dengan tanggapan para siswa–siswi diharapkan dapat mengerti akan perbedaan dalam penyampaian tusyiah tersebut dan yang lebih penting isi tersebut dapat bermanfaat serta membawa kebaikan bagi seluruh warga SMAN 1 Pare.

Isi tausyiah pun sangat bervariasi, mulai dari kandungan dalam Al–Qur’an, sunah-sunah  rosul, hingga semua kegiatan yang berhubungan dengan kehidupan kita sehari–hari. Khususnya kehidupan remaja.

Tausyiah di pagi hari ini juga memberikan semangat bagi semua warga SMANSA, semangat untuk hidup, semangat untuk mencari kebaikan yang salah satunya semangat dalam mencari ilmu. Memberikan nasihat untuk semua warga SMANSA khususnya siswa-siswinya untuk berhati–hati dalam mengambil keputusan, bertindak dan berucap. Karena bisa jadi sebuah ucapan akan menjadi sebuah doa.

Untuk membuktikan bahwa siswa–siswi SMANSA selalu mendengarkan tausyiah yang diprogramkan  oleh sekolah ini, para siswa diberi tugas untuk mencatat isi tausyiah dan hasilnya dikumpulkan pada guru pendidikan agama Islam masing-masing. Mendengar sambil menulis, akan lebih baik lagi jika diingat dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari–hari.

Kegiatan tausyiah di pagi hari ini dilaksanakan setiap hari kecuali hari Senin, karena setiap  hari Senin ada upacara bendera. (Iva, Fid, Ars)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here