Program Indonesia Pintar untuk Membantu Siswa Tidak Mampu

0
1167

BSM

Program Indonesia Pintar (PIP) seperti yang di ulas pada posting KIP (Kartu Indonesia Pintar) adalah Program Pemerintah dalam menyalurkan bantuan untuk siswa-siswa yang tidak mampu agar terbantu dalam masalah biaya pendidikan. Dalam hal ini untuk mensukseskan program pendidikan lulus sampai tingkat SMA/SMK/Sederajat pemerintah memberikan bantuan tunai secara bertahap untuk pemegang kartu KPS / KKS. Akan tetapi karena masih banyaknya siswa dari keluarga tidak mampu yang tidak memiliki KPS / KKS, Pemerintah berusaha penuh untuk tetap membantu siswa-siswi dalam biaya pendidikan yang bisa diusulkan melalui sekolah. Sekolah akan mengusulkan kepada yang berwenang agar siswa-siswi mendapatkan bantuan keringanan administrasi melalui Program Indonesia Pintar. Oleh sebab itu diberitahukan kepada seluruh siswa-siswi yang tergolong dalam keluarga tidak mampu tetapi tidak memiliki KPS / KKS dapat mengajukan ke sekolah masing-masing tanpa batas waktu.

Khusus untuk siswa-siswi SMAN 1 Pare (Bukan Pemegang KPS / KKS), pengusulan dapat dilakukan dengan melampirkan:

1. SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU DARI DESA
2. SURAT PERNYATAAN ORANG TUA
3. FOTO COPY AKTA KELAHIRAN
4. FOTO COPY KTP ORANG TUA ( 1 Lembar atas bawah / tidak bolak balik)

Data lampiran diatas dapat dijadikan satu dalam map dan pada sampul map di beri keterangan identitas nama, kelas dan tahun masuk sekolah. Berkas dikumpulkan  pada bapak Drs. Slamet Hariyono selaku Waka Kesiswaan agar segera di proses untuk dikirim ke database pengelola Program Indonesia Pintar, hal tersebut sebagai langkah awal untuk menerbitkan SK dan Kartu Indonesia Pintar.

Yang dapat mencairkan bantuan tunai dari Program Indonesia Pintar adalah siswa yang bersangkutan dengan membawa surat pengantar dari sekolah!

Sekolah berusaha semaksimal mungkin untuk mengajukan data siswa-siswi kepada pengelola data PIP agar siswa yang mengajukan dapat menerima bantuan tersebut, jadi apabila siswa/siswi yang sudah mengajukan tetapi tidak menerima bantuan, hal itu sudah menjadi ketetapan Pengelola Program Indonesia Pintar.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here