Rapat Kerja Bidang Kesiswaan Tingkat Nasional

0
1154

Jakarta, (21/11). Pengembangan diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekpresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat dan minat setiap peserta didik sesuai dengan kondisi sekolah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan/atau dibimbing oleh guru, konselor, atau tenaga kependidikan lainnya yang dapat dilakukan dalam bentuk ekstrakurikuler.

Selain kegiatan pengembangan diri, tidak jarang muncul berbagai permasalahan kesiswaan, misalnya tindak kekerasan, perkelahian antar pelajar, bullying, masuknya paham radikal kepada siswa, penyimpangan perilaku seksual, penyalah gunaan Narkoba, dan lain-lain.

Guna mendukung peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan pengembangan diri dan menyikapi segala permasalahan yang terjadi khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Atas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui program Direktorat Pembinaan SMA Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah mengadakan “Rapat Kerja Bidang Kesiswaan” bagi 614 SMA Rujukan.

Kegiatan Raker Bidang Kesiswaan Tingkat Nasional yang bertemakan “Penguatan Pendidikan Karakter” dilaksanakan dalam 2 angkatan. Angkatan I dilaksanakan pada 14 – 17 November 2016 bertempat di Hotel Harris Ciumbuleuit Bandung, sedangkan Angkatan II dilaksanakan pada 21 – 24 November 2016 bertempat di Hotel Mega Anggrek Jakarta Barat. Angkatan I diikuti oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah yang menangani SMA sebanyak 19 orang dan Wakasek Kesiswaan SMA Rujukan sebanyak 307 dari 19 Provinsi. Sedangkan Angkatan II diikuti oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah yang menangani SMA sebanyak 34 orang dan Wakasek Kesiswaan sebanyak 307 orang dari 16 provinsi.

SMA Negeri 1 Pare sebagai SMA Rujukan mengirimakan Drs. Slamet Haryono selaku Wakasek Kesiswaan mengikuti Angkatan II yang bertempat di Hotel Mega Anggrek Kemanggisan – Palmerah – Jakarta Barat. Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 1 Pare Drs. Slamet Hariyono berangkat pada Minggu sore tiba di Jakarta pada Senin pagi.

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut antara lain :

  1. Mensosialisasikan Kebijakan Strategis Direktorat Pembinaan SMA kepada perwakilan SMA Rujukan.
  2. Sinkronisasi Implikasi UU No. 23 Tahun 2014 terhadap Program Pembinaan Kesiswaan di SMA.
  3. Mensosialisasikan kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter Karakter melalui Tata Kelola SMA.
  4. Mensosialisasikan kebijakan Program Pendidikan Kesehatan Hidup Sehat (PKHS).
  5. Mensosialisasikan Gerakan Sekolah Ramah Anak di SMA.
  6. Mengkampanyekan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ke sekolah.
  7. Mengkampaanyekan Pencegahan HIV/AIDS bagi usia Remaja dan Strategi Penanggulangannya.
  8. Menghimpun kajian kritis terhadap data laporan permasalahan kesiswaan SMA.
  9. Mendiskusikan topik kessiswaan dan strategi pembinaan kesiswaan.
  10. Membentuk Forum Pembina Kesiswaan Nasional.

Kegiatan Angkatan II yang dilaksanakan di Hotel Mega Anggrek di buka oleh Dirjen Dikdasmen yang diwakili Direktur Pembinaan SMA Bapak Drs. Purwadi Sutanto, M.Si. pada pukul 19.30 WIB tanggal 21 November 2016.

Narasumber selaian dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga menghadirkan beberapa narasumber dari Kementerian maupun Lembaga Negara lainnya, di antaranya :

  1. James Modouw staf ahli Menteri Bidang Koordinator Pusat dan Daerah.
  2. I Made Dyah Permata staf Kementerian Kesehatan.
  3. Kolonel Purwanto Djoko Prasetyo dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
  4. Kombes Pol. Dr Yulizar Gaffar, MH Kabid pada Asdep Koordinasi Bela Negara Kemenko Polhukam.
  5. Rita Pranawati, SS, MA dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
  6. Hasibulloh Satrawi dari Aliansi Indonesia Damai (AIDA).
  7. Dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
  8. Rita Hastuti, M.Pd. Kepala SMA Negeri 78 Jakarta.
  9. Dr, Maralus Panggabean dari Inspektorat Jendral Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  10. Motivator yang handal Elvin Tobing.

Selain pemaparan dari Narasumber kegiatan Diskusi Kelompok juga merupakan kegiatan yang bertujuan memetakan berbagai permasalahan yang terkait dengan pembinaan Kesiswaan dan upaya mencari solusi mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi.

Kegiatan Rapat Kerja Nasional Bidang Kesiswaan diakui oleh Direktur Pembinaan SMA baru pertama kali diadakan pada tingkat nasional, diharapkan kegiatan serupa akan diadakan secara berkala, setidaknya setahun sekali. Hal ini dikarenakan komponen penting dalam kemajuan peserta didik dalam masalah kesiswaan adalah Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan harus bisa mengenal peserta didiknya dan mengetahui latar belakang masalah yang terjadi pada peserta didik tersebut. Hal ini bisa dimulai sejak penerimaan peserta didik baru, setelah itu bisa diketahui bagaimana proses belajar mengajar yang baik dan membimbingnya, agar peserta didik bisa belajar dengan baik dan makin cerdas dan berakhlak mulia apabila nantinya lulus dari sekolah tersebut. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) juga merupakan wadah atau area tempat bagi siswa untuk mendukung perkembangan dirinya.

Permasalahan kesiswaan masih sering muncul di sekolah, dari masalah emosi peserta didik, masalah penyesuaian diri, masalah perilaku seksual, masalah perilaku sosial, masalah moral dan tindak kekerasan di sekolah. Menyikapi berbagai permasalahan tersebut pemangku kepentingan pendidikan harus berkomitmen untuk membangun sistem bersama, yang dimulai dari pencegahan, rehabilitasi, reintegrasi, dan penanganan secara cepat pada setiap kasus kejahatan seksual, kekerasan, bullying, dan perilaku salah anak lainnya. Yang tidak kalah penting juga gerakan sekolah ramah anak, gerakan budi pekerti, kampanye anti narkoba. Memang diakui segala permasalahan dan upaya mengatasi belum sepenuhnya sesuai dengan yang diharpkan, Oleh karena itu Dirketorat Pembinaan SMA, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perlu mengambil kebijakan strategis yang melibatkan Wakasek bidang Kesiswaan dan Pembuat Kebijakan terkait Kesiswaan di tingkat Dinas Pendidikan Provinsi.

Kegiatan Rapat Kerja Nasional bidang Kesiswaan ditutup pada tanggal 24 November 2016 oleh Direktur Pembinaan SMA.

purwadiDirektur Pembinaan SMA Drs, Purwadi Sutanto, M.Si. membuka Rapat Kerja Bidang Kesiswaan.

Kegiatan Diskusi Kelompok untuk mengidentifikasi permasalahan Kesiswaan dan merumuskan solusi pemecahan masalah.

diskusi

LEAVE A REPLY