Workshop Pendataan Aplikasi Dapodikmen Tahun 2014

0
970

Pada tanggal 2 Mei 2014 bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Kemdikbud, Prof. Achmad Jazidie meluncurkan secara resmi Aplikasi Data Pokok Pendidikan Menengah (DAPODIKMEN) sebagai satu-satunya instrumen pendataan pendidikan menengah yang berlaku di lingkungan Ditjen Dikmen

Sehubungan dengan itu Sekretariat Direktorat jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud telah melaksanakan kegiatan workshop pendataan aplikasi Dapodikmen tahun 2014.  Pada kegiatan ini SMA Negeri 1 Pare ditunjuk sebagai salah satu peserta. Kegiatan ini  telah berlangsung pada tanggal 17 – 20 Mei 2014 bertempat di Hotel Pandanaran Semarang.

Aplikasi Dapodikmen merupakan perkembangan dari aplikasi PAS, Dapodikmen bukan aplikasi baru yang mengharuskan operator sekolah mendata ulang data sekolah, namun menglengkapi data PAS yang menyesuaikan dengan struktur data Dapodikmen. Dengan tujuan mendapatkan data yang akurat dan lengkap dengan aplikasi dapodikmen.

Beberapa peran terkait aplikasi dapodikmen seperti berikut ini :

1. Kepala sekolah sebagai pembagi guru mengajar di setiap rombel, mengawasi operator sekolah dalam pengisian aplikasi dapodik

2. PTK adalah sebagai pengajar dan pelaksana juga bertugas untuk mengisi formulir individual PTK dan mengecek kebenaran dan kelengkapan data individu yang dientri oleh operator dapodik

3. Peserta didik adalah mengisi formulir peserta didik dimana formulir diserahkan kepada orang tua untuk diisi secara lengkap

4. Operator sekolah berperan menyebarkan formulir pendataan kepada sekolah, PTK, dan peserta didikan, , mengentri data sesuai degan data yang terisi di formulir pendataan, mengirim data ke server melalui aplikasi dapodik.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here